Better not to say it…!!Revy butuh kepastian…, mengapa hanya kata-katanya itu yang terngiang selalu di telingaku kini. Saya hanya mampu memandanginya saja. Bokep Montok Perlahan kuberjalan ke sofa dengan tetap merengkuhnya dalam dekapan.Tiba-tiba kurasakan ruangan menjadi gelap, tatkala tangan Revy berhasil menjangkau saklar lampu yang terletak di dekat pintu utama. Kaki kirinya terkulai di pundakku, saat kaki kanannya terjulur ke karpet. Seperti kemarin, kuantarkan kembali Revy menuju mobilnya. Hhmmm…ruangan ini di lantai 4, kayaknya lumayan juga kalo GM-ku ini dilempar ke luar jendela, hahahaha……..Tet…..bunyi teleponku sekali, cukup mengejutkanku. Slept with her? But I love him anyway, sambungnya lagi.Tidak terasa semakin hari





