Kemudian aku kecup bibirnya sekali dan aku masukkan k0ntolku sampai mentok.“Kamu jahat sayang.. Bokep colmek Mbak Femi cuma melenguh pelan sambil sekali-sekali mencium tanganku yg memeluknya.perlahan aku mulai mengelus-elus payudaranya, mbak Femi mulai duduk dengan gelisah. Yg ketiga kalinya aku cium bibirnya agak lama. Aku kecup sekali lagi. Kemudian aku sendiri membuka celana panjangku. “Iya nih mbak, kan deadline bulan depan” jawabku sekenanya, karena aku memang sedang sibuk mengerjakan tugasku yg bertumpuk. Aku tatap wajah mbak Femi dari antara selangkangannya, wajahnya terlihat tegang menunggu hal selanjutnya yg aku kerjakan.Kemudian aku kecup memek itu sekali lagi.





