Percaya diriku meningkat saat menyadari ada puluhan mata yang memandangku dengan takjub. Aku sangat tergiur dengan bentuk tubuhnya, dari belakang lekukan tubuhnya terlihat sangat indah. Video bokep Tunggu…!!” teriak seseorang sambil setengah berlari ke arahku.“Oeee…” jawabku seadanya.“Kamu mau kemana?” tanyanya.“Ke kantin, mau ngopi.” jawabku santai.“Dodol anak ini, kan hari ini kita ada kelas Pengantar Akuntansi 2.” ujarnya mengingatkan.“Kepalaku pusing, Nit, tadi di rumah aku belum sempet ngopi.”“Gak bisa! “Nah kebetulan aku punya 2 tiket. Bedanya, mereka bukan lagi mengagumi ketampananku, melainkan sedang menertawakanku.“Aduh, telingaku sakit, Nit.” protesku sambil berusaha melepaskan tangannya yang masih saja menjewerku.“Biarin, biar sekalian telinganya copot!” sahut Nita





