Mas Manto, seseorang yang sama sekali belum aku kenal dengan dekat, berani berbuat hal yang begitu nekat. Bokep colmek Aku juga sayang kamu mas jawabku lirih. Salam sayang buat mimi imutku jaga baik-baik ya dek katanya sambil tersenyum manja. Hahaha.. Kembali aku tatap wajahnya, tapi kali ini aku alihkan tatapanku. Aku bulatkan tekad, memberanikan diri tuk membuka pintu dapurku. Dengan muka kebingungan, mas Manto hanya bisa celingukan ke arah rumah kontrakanku lalu mengamati banyaknya cucian kotor yang terhampar di depannya. Dibuang sayang, di letakkan di bak cucian pun khawatir aku akan curiga. Aku tatap wajahnya, mencari tau, apa akan yang ia





