“Maaf anda siapa yah..?” tanyaku penuh selidik. seketika itu kupeluk Aa. Bokep pintanya lembut. Aa mengatakan kalau dia sangat merindukanku, betapa sepi hari-harinya tanpa aku di sisinya. disini kan samar-samar jadi nggak kelihatan jelas!” rajukku manja. Di dekapnya kepalaku erat-erat. pikiranku kacau.Jam 8:30 malam aku meninggalkan hotel. Aa mengatakan kalau dia sangat merindukanku, betapa sepi hari-harinya tanpa aku di sisinya. Sengaja aku tidak mengatakan padanya, aku ingin ini menjadi kado bagi pertemuan kami. Kucubit lengan Aa mesra.





