Kemudian mengistirahatkan tubuh masing-masing. Bokep colmek Space untuk berdiri pun kian sempit, sehingga Fella dan Nina hampir dikelilingi oleh gerombolan pria yang bau naik tadi.“Yah, sial, berdiri lagi deh.” Ujar Fella yang diamini oleh Nina.“Liat deh, penumpangnya laki semua tapi nggak ada yang gentleman, ngasih tempat duduk kek buat makhluk-makhluk cantik, ha2.” Canda Nina yang disambut tawa renyah Fella.Sesaat setelah itu, terdengar suara seseorang dibelakang mereka, dari nada bicaranya nampaknya bertanya sesuatu kepada mereka. Lho? Sepuluh menit kemudian, cengkeraman tangan bapak itu di pinggang Fella tiba-tiba mengeras, bapak itupun mulai setengah mendesah.“Hhhh…. Seolah mengetahui hal tersebut, tangan yang membekap mulutnya mulai





