Gue kasih elu obat penghilang pusing.”Temanku itu memberikanku tablet yang berwarna putih. Lalu ia menjalankan mobilnya ke sebuah motel yang tidak begitu jauh dari tempat itu.Setiba di motel, temanku memapahku yang terhuyung-huyung masuk ke dalam sebuah kamar. Bokep Lalu diciuminya bagian telinga dan leherku. Enak kan?”Aku mengangguk. Memang rasanya kepalaku sudah mulai tidak sakit lagi. Aku segera mengenakan pakaianku kembali dan berlari ke luar kamar.Ia hanya terpana memandangiku.





