Kasihan dia, udah malu tuh”, kataku yang justru menambah malu si Indun. Bokep Mama Jelas ini bukan anak suamiku. Kami berpelukan lama sekali. Penis itu masih setengah berdiri, dan berkilat basah oleh cairan kami berdua. Udah gak menolonng malah mentertawakan anak ingusan itu. Sana kamu pulang, mandi dan cuci-cuci!” perintahnya tegas. Sudah lama kami memutuskan untuk tidak punya anak lagi.Tapi aku sangat takut untuk pasang spiral. Selama ini aku adalah istri yang setia dan bahagia bersama suamiku, tapi malam ini… tiba-tiba aku merasa sangat kotor dan hina. Suamiku malah ketawa-ketawa sambil berdiri di belakangku.





