Aku hanya bisa terdiam terpaku. Bokep STW Kehadiran mereka membuatku setidaknya “lupa” akan kemalangan yang baru saja menimpaku. Aku pun mengikuti permainannya, sedikit takut, sedikit ingin tahu. “Mulai saat ini, aku-lah yang akan merawat dan mengurus Maria. Kamu harus di hukum atas perbuatanmu barusan dan perbuatanmu 2 tahun yang lalu!!”Deg. Aku memilih untuk diam. Yang paling menyedihkan adalah, aku sama sekali tidak pernah dikenalkan ataupun berjumpa dengan kerabat ayah maupun ibu. “Sempurna” katanya dingin. Setiap kali tubuh Erik menghentak, aku menjerit sekeras-kerasnya.





