Evi cemburu!!! Aku hanya tersenyum dalam hati. Bokep Aku pun menyadarinya. Tiba-tiba Evi teriak, meminta sopir untuk menepikan mobilnya. Tapi aku juga tidak bisa lepas dari dekapan Tia. Sepanjang jalan, aku gandeng tangannya. Tanpa aku duga sebelumnya, tiba-tiba Evi sudah menghampiri aku dan langsung duduk bersandar di depanku sambil meraih kedua tanganku untuk memeluknya erat-erat. Suasana yang dingin, jadi pemicu kedekatanku dengan Evi. Sifat manja Evi yang selalu menatap aku tanpa berkedip yang membuatku akhirnya sedikit melupakan Tia.





