Pak Adi muncul dari sana,“Gimana? Film Porno silahkan dicoba, satu jari saja!”Tak perlu menunggu lama, sebuah jari sudah masuk ke kemaluanqu dan satu jari lainnya masuk ke anusku. Aqu pun masuk kembali ke ruang rapat lalu melaqukan sedikit interupsi yaitu menanyakan apakah ada yg kehilangan ponsel di tanganku ini.“Wah…itu punya aqu!” Pak Sharif menyahut dari kursinyaAqu pun segera berjalan ke arahnya dan menyerahkan ponsel itu.“Ini Pak, benar punya Bapak? Untuk acara nanti malam, menjamu rekan koalisi dari partai Pak Abu sepertinya aqu akan ekstra sibuk, terutama karena kemungkinan datangnya Mbak Anissa. Mereka selalu terbahak setiap kali kami menggeliat sakit ataupun menggeliat





