Mungkin dirinya telan semua pejuhku. Bokep Akhirnya aku alihkan arah pembicaraan kita, aku tanya padanya, kenapa kog jalan di mall sendiri.Aku mencoba sesantai mungkin, kulepas sepatuku serta kurebahkan tubuhku di atas kasur. Emang kalian mau temenin aku muter-muter disini?” jawabnya agak ketus.Kamipun akhirnya jalan bareng. Ketika aku melepas kontolku dari mulutnya, kepala kontolku tidak menyisakan pejuh sedikitpun. “Naik satu lantai lagi mas” jawabnya singkat
“Makasih mbak, maaf telah ganggu perjalanan mbaknya” kata-kata yang ngeluncur gitu aja dari mulutku.“Oh ya mbak ada yang lupa, maaf ya sebelumnya, mbak ini baru ada persoalan ya kog jalannya nunduk serta wajahnya cemberut gitu?” tanyaku sok





