Saat itu adalah saat bersama saya berada di Beijing. Bokep colmek Pemilik kertas itu bernama Ailing atau Amoy (ini adalah nama asli dia, tetapi tidak usah diedit supaya lebih asyik dan menarik).Setelah hari berganti senja, saya memberanikan mencoba menelpon Ailing atau Amoy. Saya sempat tergiur melihat cewek-cewek Beijing yang berlalu lalang di dalam sekolah tempat saya belajar bahasa Mandarin. Karena tidak ada kerjaan, saya berjalan-jalan di aula sekolah tersebut dan saya melihat sepucuk kertas kecil berisikan nama dan nomor telepon yang menempel di sebuah papan pengumuman.Kertas itu bertuliskan dalam bahasa Inggris sehingga saya dapat membacanya dengan jelas.





