Tanganya Puspa yang satunya menggenggam memainakn kantung buah zakarku dengan halus dan hangat. Maka aq bangkit dan melangkah ke kamar mandi untuk pipis dan mengguyur penisku dengan air dingin agar mengurangi ketegangannya, karena kupikir pertempuran selanjutnya akan lebih seru dan hot.Kemudian aq kemabli berbaring di sebelah Puspa yang sedang terlentang penuh peluh
“Kak Daniel cium Puspa dong” katanya
Kukecup keningnya dengan lembut, tapi Puspa dengan cepat sudah menyambar bibirku dengan pagutan bibirnya, dan berkulum-kulumman lagilah kita. Bokep indo colmek keluaar.. “Puspa bikinin kopi ya Kak” katanya
Aq mengiyakan dan Puspa menyalakan termos listrik dan tak lama kemdian 2 cangkir kopi sudah di seduhnya.





