“Mulai nakal ya kamu,” desah Sylvi sambil menahan geli. Bokep “Kamu pasti mau ini!” kata Sylvi menggodaku. Sylvi tetap tak membuka ikatan tanganku, bahkan memindahkannya ke belakang kursi, sehingga posisiku mirip orang tahanan yang sedang diinterogasi. Kaget juga aku mendengar permintaannya, dan baru kuingat cerita dia yang suka mendominasi pacarnya tadi. “Nah, begini lebih bagus khan?” katanya lagi sambil duduk kembali di sofa. “Makasih ya..” bisiknya di telingaku sambil mengecup pipiku. Tangannya kemudian menarik paksa kedua tanganku ke belakang dan diikatnya dengan ikat pinggangku.





