Aahhh…”Semakin menggilalah aku mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Erny itu. Link Bokep aku memuji dia dan grup nya yang sudah berpentas tadi. Dia pun sempat bergaya mengangkangkan kaki dan bergerak maju mundur, yang membuat para pemuda disana berteriak-teriak. Erny perlahan-lahan merapatkan badannya kepadaku. Sesampainya disana, aku pun dipersilahkan duduk ke meja paling dekat dengan panggung, dimana paman aku dan bapak Udin sudah menunggu.Para warga sudah memenuhi daerah penonton, dan tak lama pun acara dimulai. Bagiku yang berasal dari keluarga berada, dangdut kuanggap sebagai hiburan kelas rendah. Bapak Udin datang menghampiri aku dan beramah tamah.





