Mila berterima kasih berulang kali padaku.Setelah beberapa hari dari itu Mila kembali bertemu denganku secara tidak sengaja di warung bu Roro tetanggaku. ” Aku berhenti sejenak dan memandangi wajah Mila yang sudah dapat di lihat kalau dia sudah di penuhi oleh nafsu yang memuncak.Kemudian aku bopong tubuh Mila ke dalam kamarnya, di sana aku melihat kasur yang sudah rapi dengan bantalnya. Bokep Aku membiarkannya meskipun aku merasakan kehangatan ketika kulit kami bersentuhan secara tidak sengaja sedangkan Mila masih dalam tangisnya, saat itu juga aku mendorong pelan kepalanya dan berkata ” Ya sudah aku pulang dulu..





