“Rambutmu tidak perlu kau ikat. Bokep India Han-han berhenti mengucek-ucek. “Kau sudah menyelam duluan, sedang aku belakangan. Kuharap saja suka pergi ke sana bersamaku, Han Han.”
Sejenak kedua orang yang selama sebulan lebih mabuk dan tenggelam dalam lautan asmara itu, kini saling berpandangan penuh kesadaran dan penuh kekhawatiran menyaksikan jalan pikiran dan cita-cita mereka yang saling bertentangan. Han Han yang diberi kebebasan pura-pura ikut pula melakukan pemeriksaan, bahkan ia lalu membantu untuk melakukan penjagaan dengan dalih kalau-kalau ada mata-mata musuh yang menyelundup dan mengetahui persiapan mereka.





