Aku bahagia ketika itu, sangat bahagia, seperti orang jatuh cinta pada umumnya. Bokep Mom Hatiku juga terluka, walaupun aku memang pantas mendapatkannya. Aku menutup mataku dari Vera, aku cukup pintar bersandiwara di depannya, seolah aku dan mas Deden tidak ada apa-apa. Aku coba saja memasukkan lamaran itu. Aku tahu, aku bisa saja mundur karena mas deden adalah suami orang, suami sahabatku sendiri. Dari obrolan ringan saat makan siang, aku mulai memberanikan diri merayu mas Deden.





