Sudah empat tahun lebih Hera bekerja di Jakarta. Bokep indo colmek Sadis enggak, tuh?” tukasnya.Pernah juga pada malam yang lain, seorang lelaki setengah baya meminta Hera menemaninya duduk di sofa. Mereka baru bernapas lega ketika beduk masjid mulai ditabuh. Langsung aja gue omelin: Mas, liat-liat dulu dong kalo mau memberi sama orang. Memang, terkadang kita atau pengunjung THM menganggap mereka yang bekerja di klub-klub malam tak ubahnya robot yang dapat dikendalikan sesuka hati.Seakan kita lupa, Hera dan teman-temannya adalah manusia biasa yang punya hati dan isi pikiran sendiri-sendiri. “Insya Allah gue mudik lagi ramadhan nanti, gue rindu sama Ibu dan adik-adikku,” ucap





