Tabat Barito ya!” pujiku.Ia tersenyum saja dan menggayut di lenganku, “Kok tahu aja sih..”. Aku tidak menanyakan statusnya. Bokep Jilbab/Hijab Kucoba untuk memejamkan mata, tetapi tidak bisa. “Atau lagi mikirin yang lainnya kali,” kataku menggodanya. Setelah pesawat berhenti baru aku sadar sepenuhnya. Belum Mas, mataku tidak bisa terpejam. Karena tidak bawa bagasi, aku bergegas keluar. Ia kelihatan jengah dan menghindari tatapanku. Kamu belum mau keluar juga.. Kutatap dia dengan tajam.





