Sambil makan, Inge melihat-lihat iklan bioskop di koran. “Kalau sungguh, kapan Bapak bisanya? Bokep Indonesia “Besok malam? katanya, dan “Bye… bye….” Pada keesokan harinya saya bertemu Inge di kantor dan kita bersikap biasa-biasa saja sehingga tak ada teman yang curiga kalau kita telah pacaran semalam. Aku bertanya,“Inge, biasanya kamu diajak pacarmu santai di mana?”“Yaah,kadang-kadang di hotel P atau Hotel NP di atas Candi kadang-kadang juga di Hotel R di bawah kalau malas jauh-jauh.” Dengan jawaban Inge itu, aku sudah dapat mengambil kesimpulan bahwa Inge saat ini sudah bukan perawan lagi, jadi aku berani untuk mengajaknya ke hotel minggu depan.Selesai makan kuantarkan





